Palembang-Kotaku

VISIT MUSI 2008

Simpang International Plaza

re-exposure-of-p3240058a.jpg

v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}

Kuangan
Kuangan
57
62
2008-05-12T13:06:00Z
2008-05-12T14:13:00Z
1
6
35
1
1
40
10.2625

sdsdds

75
Clean
Clean

MicrosoftInternetExplorer4

st1\:*{behavior:url(#ieooui) }

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;}

http://artiscantik.blog2.plasa.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

http://www.plg-kotaku.blog2.plasa.com

Sepertinya banyak orang Indonesia lebihapresiasi
terhadap artis Barat atau pun Hongkong ketimbang mengenal dan menyintai artis
Indonesia sendiri. Enatah
gejala apa
sebenarnya yang terjadi.
Tetapi menurut pemikiran saya adalah  ini lebih dikarenakan artis luar lebihrasionalketimbang artis
Indonesia yang lebih mengedepankan
sifat-sifat yang materialistik.
Mungkin ini lebih bisa difahami, karena kebanyakan artis
Indonesia berangkat dari kehidupan yang jauh darimapan”. Mungkin ini disebabkan dari kehidupan di Indonesia sedemikian sulitnya.